cara melatih dan merawat ayam aduan

Sebelum cara merawat dan cara melatih ayam aduan, ada baiknya terlebih dulu kita mengerti apa tujuan serta prinsip dasar dalam merawat dan melatihnya. Pada prinsipnya, merawat dan melatih ayam aduan bertujuan untuk meningkatkan pembentukan mental, otot, tenaga dan stamina. Keempatnya sangat diperlukan saat ayam berlaga di arena. Seperti kita ketahui pada artikel sebelumnya tentang bagaimana mencetak ayam aduan unggul, perawatan dan latihan dimulai dari proses pengeraman sampai dewasa. Tentunya tindakannya berbeda sesuai dengan tingkatan usia.

Kembali pada tujuan diatas, mari kita bahas satu persatu apa itu Mental, Otot, Tenaga dan Stamina. Yang pertama ialah Mental, Mental adalah sifat dari suatu individu untuk tetap teguh dalam bersikap. Mental pada ayam aduan dipengaruhi oleh dua hal. Yaitu sifat genetis yang diwarisi dari indukannya, serta kondisi lingkungan dimana ayam tersebut tumbuh dan berkembang. Keduanya memiliki peranan yang sama penting. Oleh karena itu, seekor ayam petarung dari darah juara pun bisa menjadi pecundang manakala saat kecil ayam tersebut sering disakiti dan dikejar-kejar oleh ayam yang lebih tua.

Yang kedua Otot, otot ialah jaringan pada tubuh yang bertugas membuat relaksasi dan kontraksi untuk menggerakan anggota tubuh. Otot berada dalam daging. Jadi ketika kita memegang seekor ayam aduan, dapat diketahui ayam tersebut sudah berotot atau belum. Ayam yang belum berotot pukulannya terlihat ngawur dan tidak tepat sasaran, langkah terseok-seok, serta sayap mudah turun.

Berikutnya Tenaga. Tenaga ialah power yang dihasilkan dari kontraksi otot. Banyak terjadi salah kaprah mengenai hal ini. Banyak penghobi mengira ketika power kurang maksimal, penyebabnya ialah kurang latihan. Padahal, semakin banyak dilatih tenaga bukannya malah membaik, tapi justru semakin banyak terkuras dan ayam akan cepat lelah. Hal ini bisa terlihat dari menurunnya bobot pukulan, kaki yang terlihat begitu berat saat memukul, serta kuda-kuda yang sempoyongan (kondisi jatuh saat turun memukul sempoyongan).

Hal terahir yang perlu diketahui dalam merawat dan melatih ayam bangkok yaitu Stamina. Stamina disini bisa diartikan dengan daya tahan tubuh yang diperlukan untuk bekerja dalam durasi waktu yang maksimal (endurance). Dalam dunia ayam aduan sering diartikan dengan "Nafas". Ayam yang kurang stamina nafasnya akan ngos-ngosan pada waktu diabar walaupun sudah diairi dengan benar.

Setelah mengetahui keempat prinsip tersebut, kita bisa mengevaluasi apa kekurangan dari kinerja ayam kita serta apa yang harus dilakukan. Mengenai bagaimana caranya, tiap botoh mempunyai cara masing-masing. Mungkin ini akan kita bahas pada artikel selanjutnya. Terimakasih, salam kukuruyuk :)

DOC Ayam Bangkok Super Banyuwangi

Jual DOC ayam kampung Super, Joper, Kampung Asli.

kami siap memenuhi kebutuhan DOC ayam kampung super anda,

* Boleh datang langsung di toko kami
* Tidak ada minimal Order. 1 Box juga dilayani.
* Bisa langsung Diambil Ditoko Kami, Alamat tertera dibawah.
* Harus DP untuk menjaga Keseriusan Anda.


 Megaraya PoultryShop
 pasar balokan rt01/rw01, (samping koramil tegalsari).
 Desa dasri- Kec. tegalsari- Kab. banyuwangi

DOC ayam super Banyuwangi


 MINAT DAN SERIUS!!!

Segera Hubungi. Atau Datang Langsung.

Hub. 0821 3179 7076 sms/telp

 untuk harga silahkan SMS
 Konsultasi tetap Dilayani GRATIS

juga Sedia :
Berbagai Peralatan Pakan Dan Ternak.
Medion
Phokpand
wonokoyo
511
BR1
NewHope
EastHope
144 Bebek petelur
591 Pakan Lele
Dll.

Sejarah Sabung Ayam di Dunia



Sabung ayam dianggap olahraga berdarah. Dua ayam jantan yang dilatih untuk melawan satu sama lain dalam sebuah ring yang disebut sabung. Sabung ayam pertama kali terlihat dalam peradaban lembah Indus pada tahun 2000 Sebelum Masehi(SM). Permainan ini populer di India, China, Persia, dan kemudian diperkenalkan ke Yunani pada 524-460 SM. Di India di wilayah Tamil, diakui sebagai salah satu dari 64 seni, dan pertarungan dilakukan dengan menggunakan jenis ayam hutan. Bangsa Romawi juga mengadopsi itu. Banyak bangsa Romawi dapat dikatakan telah menghabiskan sebagian besar waktu mereka di samping kokpit.

Ayam petarung  Dibesarkan untuk berlaga.

Para peternak ayam petarung mengkondisikan dengan baik dan dari jenis khusus, dan diberikan perawatan yang baik sampai usia dewasa. pertarungan itu ada dua jenis: satu dengan pisau kecil diikat seperti gelang ke pergelangan kaki dari ayam, dan yang lainnya, dengan taji aslinya ayam saja.

Dua Jenis pertarungan

Pertempuran ini sampai mati dalam beberapa kasus di beberapa daerah, itu berjuang dengan taji telanjang. pertarungan sampai mati, masing-masing jangka waktu dua puluh menit, memiliki tiga putaran, dengan jarak dua puluh menit di antaranya. Perkelahian yang normal akan empat putaran dari 15 menit masing-masing dengan istirahat lima belas menit.

Dilarang di Eropa dan Amerika Serikat


Sabung ayam dianggap olahraga mengerikan oleh aktivis hak-hak kesejahteraan hewan dan binatang dan lain-lain; ini adalah karena ayam ayam petarung tersebut dimasukkan ke banyak penyiksaan fisik yang mereka menimbulkan pada satu sama lain. Saat ini, sabung ayam dilarang di Eropa dan Amerika Serikat.

Sabung ayam dan Judi di Amerika Selatan

Banyak negara Amerika Selatan masih memiliki tradisi sabung ayam. Pelaku sabung ayam dilakukan di daerah-daerah yang memiliki kursi untuk melihat yang ditempatkan di sekitar ring. perjudian terjadi pada sabung ayam tersebut. Sabung ayam berada menempati peringkat bersama dengan olahraga seperti bisbol dan sepak bola Amerika.

Sabung ayam di Bali


Di Bali sabung ayam dikenal sebagai tajens, dan meskipun telah dilarang sejak tahun 1981, hal itu masih dilakukan, tapi hanya untuk alasan agama. Ada sebuah ritual kuno di Bali yang membutuhkan darah harus tumpah, dan sehingga mereka menggunakan pertarungan ayam menumpahkan darah. Darah tumpah kemudian ditawarkan kepada roh-roh jahat. Wanita bahkan tidak diperbolehkan untuk menonton pertarungan. Para ayam bertarung dengan pisau tajam yang disebut taji.

Perkembangan Cepat sabung ayam di Filipina

Di Filipina, sabung ayam dikenal sebagai Sabong. Sabung ayam Hukum diadakan setiap minggu di cockpits. Anda juga akan menemukan sabung ayam ilegal di daerah terbuka. Sabung ayam yang diselenggarakan dengan pisau. Ada juga derby digelar. Dalam derby ini, pemilik ladang tetap jumlah ayam dan satu dengan jumlah yang paling menang mendapatkan jackpot. Filipina telah menyelenggarakan banyak Dunia Slasher Derby. Cockpits baru sekarang sedang dibangun di Filipina. Sabung ayam masih sangat terkenal di seluruh dunia termasuk beberapa negara Eropa dan Amerika Serikat. Sekarang juga telah secara online dan taruhan tinggi.

Potensi besar untuk Perjudian Masa Depan


Sabung ayam telah menjadi olahraga dari zaman dahulu dan bahkan sekarang ia menarik kerumunan besar. Hal ini juga dianggap sebagai olahraga, yang berhubungan dengan ritual keagamaan. Sabung ayam berkembang menjadi arena besar untuk perjudian. 

Jamu Alami Untuk Ayam Aduan

Jamu Alami ini sangat cocok untuk hewan piaraan anda karena sifatnya yang alami sehingga aman bila dikunsumsi untuk perawatan ayam aduan anda.

Bahan :
        kencur 1ons
        Kunyit 1/4ons
        Jamu sehat lelaki  (biasanya pakai cap jamu jago)
        Telor
        Madu(boleh ada/boleh tidak)
        Daun binahong( dicampurkan untuk ayam yg habis bertarung /kurang sehat)
Semua bahan diatas di hancurkan sampai lembut terus di bikin bulat2 di jemur sampai kering

Cara penyajian
Untuk ayam remaja 3-6 bulan boleh tiap hari/2hari sekali
      Ayam sdh rawat 6 bulan keatas 3-4 hari sekali (jangan tiap hari bisa gemuk)
      Ayam sehabis diadu/diabar tiap hari 1x selama 5-7 hari (jamu yg ada campuran daun binahong)
      Tapi kalo cuma abar ringan pakai yg gak ada campuran daun binahong juga gapapa

Khasiat:
          Menambah napsu makan
         Ayam jrg sakit
         Ayam cepat sembuh

Bisa dikatakan ini ramuan kamplang lokal, yang kita tahu kamplang sangat populer dinegara thailand sebagai jamu untuk stamina ayam aduan.

Semoga bermanfaat

Mitos Jengger Ayam Bangkok

Bagi hobiis ayam aduan yang sudah berpengalaman tampaknya tidak mau meninggalkan katurangga (anatomi) dalam memilih jagoan yang dapat dihandalkan. Tentu saja beberapa katurangga bisa untuk mendeteksi kelebihan yang dimiliki ayam tersebut, salah satu contoh untuk mendeteksi nyali bisa dilihat dari jenggernya.Hampir setiap ayam jago memiliki jengger, namun jengger yang ada cukup bervariasi bentuknya, ada yang lebar, halus, kasar, bentuk bunga (mawar), nyumber dan lain sebagainya. Dari bentuk-bentuk yang ada dipercaya bentuk jengger yang blangkon (seperti topi jawa : red) memiliki mental yang cukup bagus.

Bentuk jengger blangkon ini memiliki ujung jengger yang bagian belakang lebih panjang dari yang menempel di kepala, namun sampai ujung masih kelihatan seolah-olah menempel di kepala. Tidak hanya itu, jengger blangkon yang dinilai memiliki mental yang bagus juga harus lentur, tidak kaku meskipun bentuk jenggernya besar.

jengger-blangkon-ayam-bangkok

jengger-ayambangkok

Tentang motifnya bisa rata atau berbentuk bunga tidak masalah, hanya saja kalau rata besar terkadang sulit dipatuk lawan sementara jengger yang kecil atau berbentuk bunga lebih mudah diambil lawan.Ayam yang memiliki jengger blangkon kebanyakan tidak mudah menyerah, meskipun sudah terluka parah. Bahkan sering kali meskipun sudah tidak berdaya masih diam tidak mau menyerah (keok).

Tentu saja ayam yang demikian sangat bagus jika diimbangi dengan tehnik dan pukulan yang istimewa. Kelenturan jengger ini juga menjadi acuan untuk memilih ayam aduan, kebanyakan jengger lentur dan halus memiliki keberanian yang luar biasa, selain itu juga tidak mudah terluka baik akibat patukan, pukulan maupun jalu.

Bahkan kalaupun sempat berdarah jengger yang lentur biasanya lebih cepat berhenti dibanding dengan jengger yang keras.Berbeda dengan jengger yang bagian belakang yang langsung tegak lurus dengan bagian jengger yang menempel di kepala, biasanya mentalnya sangat jelek. Kondisi ini sangat mengkhawatirkan saat turun di kalangan, bisa saja pukulan tidak terlalu telak, namun sudah merasa kesakitan sehingga membuatnya cepat kabur.

Bentuk ayam yang demikian sering membuat kecewa pemiliknya, kadang bisa saja saat itu ayam masih kondisi unggul, karena memang memiliki tehnik dan pukulan yang bagus. Seperti yang dialami Yono saat turun di Lamongan, ayam andalanya sempat unggul telon (3 : 1), bahkan pada air pertama pukulanya sempat membuat goyah lawanya hingga 3 kali.Menginjak air (baca : ronde) kedua ayam masih unggul, tetapi begitu kena jiling (pukulan sakit) sekali saja langsung merasa kesakitan, hingga lupa ingatan. Melihat ayamnya sudah kelihatan tak berdaya, lantas Yono mengambilnya dan akhirnya dinyatakan kalah TKO. Seandainya ayam tersebut memiliki mental yang bagus, tentu pukulan yang disarangkan tersebut tidak dirasakan dan akan tetap bertahan, sehingga justru masih ada perlawanan. Mengingat secara tehnik dan pukulan masih unggul, bisa-bisa berbalik memenangkan pertarungan.